Saya tinggal di Jakarta, tetapi sebagian besar keluarga saya tinggal di Bandung. Bisa dibilang, saya hanya bertemu mereka satu atau dua kali setahun, di tahun baru atau liburan Lebaran.

Keluarga besar saya punya acara bulanan, arisan keluarga. Mereka melaksanakannya bergiliran di rumah masing-masing. Karena saya bekerja Senin sampai jumat dan kalau weekend arah ke Bandung macet sekali, saya sering tidak bisa ikut. Namun akhirnya saya mendapat jalan untuk “hadir” dengan menyumbangkan doorprize untuk acara arisan keluarga.

Setiap bulan, saya menitipkan 10-15 bingkisan untuk diundi saat arisan. Saya mulai mengirimkan door prize kira-kira 5 tahun yang lalu. Kadonya lebih banyak souvernir dan buku-buku. Yang penting bukan harganya, tetapi menarik dan bermanfaat. Dari mana saya mendapat hadiah-hadiahnya? Saya atau suami saya sering mendapat souvernir dari berbagai acara. Kalau buku saya selalu punya yang baru, karena belanja terbesar saya memang buku. Dengan memberi hadiah buku, saya ingin menularkan virus suka membaca pada keluarga besar saya.

Saya kirim doorprize itu lewat jasa pengiriman barang atau lewat keluarga yang pergi ke Bandung. Kadang bisa sayang kirim untuk 3 bulan sekaligus.

door prize

Buku-buku tulis cantik seperti ini pun termasuk yang saya jadikan door prize

Selama ini saya hanya pernah dua kali ikut arisan keluarga itu. Pertama dalam suasana Lebaran dan kedua saat arisan itu diadakan di rumah saya. Ya, saat itu keluarga besar saya beramai-ramai berkunjung dari Bandung ke rumah saya di Jakarta.

Suasana sangat meriah dan menyenangkan, terutama saat pengundian doorprize. Hadiahnya yang terbungkus harus dibuka saat itu juga. Dan itu yang membuat ramai dengan gelak tawa.

Saya memang tidak bisa selalu hadir secara fisik di acara-acara kumpul keluarga, tapi setidaknya saya bisa menyapa lewat hadiah-hadiah kecil itu. Saat bertemu, para Uwa dan bibi saya yang sudah sepuh mengucapkan terima kasih karena saya selalu ingat pada mereka, dengan hadiah-hadiah itu. Bertemu keluarga besar selalu menyenangkan dan kesempatan yang sangat berharga. Mereka adalah orang-orang yang jauh di mata, tetapi dekat di hati. Dan hadiah-hadiah kecil bisa menghangatkan hati.

 (Day 3 – One Day One Post Challenge, Period 28 March 2016 – 10 April 2016 . Terima kasih, Mbak Ani Berta) 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

8 Response Comments

  • Ida Tahmidah  March 30, 2016 at 8:40 pm

    Wah ide bagus tuh door price pasti jadi lebih menarik acaranya :)

    Reply
    • renny  May 3, 2016 at 2:56 pm

      Betul. Terima kasih, Mbak Ida :)

      Reply
  • Agung Han  March 30, 2016 at 9:03 pm

    wah keren, kalau di keluarga saya pernah tukar kado tapi diacak hehehe
    salam sehat dan sukses

    Reply
    • renny  May 3, 2016 at 2:56 pm

      Terima kasih, Mas Agung :)

      Reply
  • Nurman  March 31, 2016 at 6:51 am

    Wow keren mbak semoga suka.

    Reply
    • renny  May 3, 2016 at 2:55 pm

      Terima kasih, Mas Nurman :)

      Reply
  • Dian Kelana  March 31, 2016 at 5:25 pm

    Sejak saya menerbitkan buku sendiri, saya mulai sering menjadikan buku saya tersebut sebagai souvenir. Sebab daripada saya memberikan ampau yang sekejap saja habis, dengan buku kenangan bagi si penerima lebih tertanam lama

    Reply
    • renny  May 3, 2016 at 2:55 pm

      Bagus dan bermanfaat banget suvernirnya, Mas Dian Kelana. Terima kasih, Mas Dian :)

      Reply

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.
situspoker situspoker situspoker bandarpoker pokercapsa pokerdomino situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru pokerterbaru pokerterbaru poker poker pokerv365 pokeridn